Jasa Press HPL

phone Konsultasi Sekarang
lem hpl

Hindari 7 Kesalahan Ini Saat Anda Finishing HPL

Jika Anda ingin membuat furnitur yang terlihat mewah dan tahan lama, Finishing HPL adalah pilihan terbaik. HPL (High Pressure Laminate) sering digunakan untuk melapisi permukaan kayu, MDF board, triplek, multipleks, blockboard, HMR board, PVC board, dsb agar lebih kuat, tahan air, dan memiliki tampilan yang estetis.

Namun, teknik pasang HPL yang salah bisa menyebabkan hasil yang tidak rapi, mudah mengelupas, atau bahkan tidak tahan lama.

Untuk lebih mengenal tentang apa itu jasa press HPL, Anda bisa mengunjungi halaman ini. Dan bagi Anda yang ingin lebih mengetahui tentang tips pemasangan HPL yang benar, maka Anda bisa mengunjungi artikel ini

Artikel ini akan membahas cara pasang HPL yang benar serta kesalahan umum yang sering terjadi dan cara menghindarinya. Dengan mengikuti panduan ini, Anda bisa mendapatkan hasil finishing yang rapi, kuat, dan profesional.

Kesalahan Umum dalam Finishing HPL dan Cara Menghindarinya

jasa lamintak hpl
jasa pasang hpl

1. Tidak Menyiapkan Permukaan dengan Baik

Masalah:

  • Permukaan MDF, multipleks dan berbagai material lainnya tidak rata, berdebu, atau masih lembap.
  • HPL tidak menempel sempurna, muncul gelembung udara, atau mudah terkelupas.

Solusi:

  • Pastikan permukaan rata dan halus sebelum pasang HPL dengan cara diamplas atau dipotong presisi.
  • Bersihkan permukaan dari debu, minyak, atau sisa lem agar daya rekat maksimal.
  • Pastikan permukaan kering sepenuhnya agar lem bekerja dengan baik dan tidak mengurangi daya rekat.

2. Menggunakan Lem yang Tidak Tepat

Masalah:

  • Lem yang digunakan kurang kuat atau tidak cocok untuk HPL.
  • HPL tidak menempel dengan baik dan mudah mengelupas dalam waktu singkat.

Solusi:

  • Gunakan lem adhesive berkualitas tinggi yang memang dirancang untuk pemasangan HPL.
  • Oleskan lem secara merata di kedua permukaan (bagian belakang HPL dan permukaan material).
  • Biarkan lem sebelum pemasangan agar daya rekat lebih kuat.

Unruk pemilihan lem HPL yang tepat, Anda bisa mengunjungi artikel ini untuk mendapat jawabannya.

3. Tidak Memberikan Waktu Pengeringan Lem yang Cukup

Masalah:

  • HPL langsung ditempel saat lem masih terlalu basah.
  • Daya rekat kurang maksimal, sehingga mudah terlepas.

Solusi:

  • Setelah mengoleskan lem, biarkan selama beberapa waktu hingga lem setengah kering dan terasa lengket saat disentuh.
  • Jangan menempelkan HPL saat lem masih terlalu basah untuk menghindari hasil yang kurang kuat.

4. Teknik Press yang Kurang Maksimal

Masalah:

  • HPL tidak menempel dengan kuat halus karena tekanan yang kurang saat pemasangan.
  • Muncul gelembung udara yang membuat tampilan tidak rapi.

Solusi:

  • Gunakan rol karet atau balok kayu untuk menekan HPL ke permukaan secara merata.
  • Pastikan seluruh bagian benar-benar menempel tanpa ada gelembung udara.
  • Jika memungkinkan, gunakan mesin press HPL untuk hasil yang lebih profesional dan daya rekat lebih kuat.

5. Tidak Memperhatikan Pemotongan dan Penyambungan HPL

Masalah:

  • Potongan HPL tidak rapi atau sambungan terlihat kasar.
  • Sudut dan tepian terlihat tidak presisi, sehingga kurang estetis.

Solusi:

  • Gunakan pisau cutter yang tajam atau gergaji dengan mata halus agar hasil potongan rapi.
  • Untuk sudut dan sambungan, gunakan trimmer atau amplas halus untuk merapikan tepi.
  • Pastikan ukuran HPL sesuai dengan area yang akan ditempel, sehingga tidak ada bagian yang kurang atau berlebih.

6. Tidak Memperhitungkan Perubahan Suhu dan Kelembapan

Masalah:

  • HPL mengembang atau menyusut setelah dipasang, menyebabkan permukaan bergelombang atau tidak presisi.

Solusi:

  • Gunakan bahan dasar yang stabil terhadap perubahan suhu, seperti multipleks berkualitas tinggi.
  • Pastikan lingkungan pemasangan tidak terlalu lembap atau panas.
  • Biarkan HPL beradaptasi dengan suhu ruangan sebelum dipasang untuk menghindari perubahan ukuran setelah pemasangan.

7. Mengabaikan Finishing HPL di Sisi Tepi

Masalah:

  • Tepi HPL kasar, tidak rata, atau mudah terkelupas.
  • Furnitur terlihat kurang profesional karena bagian tepi tidak difinishing dengan baik.

Solusi:

  • Gunakan edging tape atau trim HPL untuk memperhalus bagian tepi.
  • Gunakan trimmer atau amplas halus untuk merapikan dan memastikan semua tepi rata.
  • Jika menggunakan edging tape, pastikan direkatkan dengan benar agar tidak mudah lepas.

Pasang HPL yang cara dan tekniknya benar akan memberikan hasil akhir yang rapi, kuat, dan tahan lama. Hindari kesalahan-kesalahan di atas agar furnitur Anda memiliki tampilan yang profesional dan berkualitas.

Namun, agar lebih mudah saat finishing HPL, Anda bisa dengan menggunakan jasa pelapis HPL atau jasa press HPL BatuBeling. BatuBeling sudah melayani berbagai kebutuhan finishing HPL dengan berbagai material di seluruh Indonesia.

finishing hpl
finishing hpl
finishing hpl

Cukup klik di sini untuk terhubung dengan tim marketing BatuBeling dan Anda bisa mendapat hasil finishing HPL yang rapi dan tahan lama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *